Selamat Tahun Baru 2018

Selamat Tahun Baru 2018

KOMENTAR TERHADAP RAMALAN SATRIO PININGIT


wajahnusantaraku.blogspot.com - Komentar terhadap ramalan satrio piningit bisa saja benar tetapi juga bisa saja tidak , namun ada hal yang sangat substansial perlu dipahami bahwa ramalan tersebut ada pesan pesan akan diungkapkan sehubungan masa depan negara dan bangsa Indonesia yang tercinta , usaha ini dibangun berdasar legenda religi di saat suatu kondisi bangsa atau negara sedang dalam keadaan anomalis atau banyak penyimpangan dari alur konstitusi seperti hukum sedang crusial tidak jelas bisa dibeli oleh pengusaha , pejabat ( birokrat ) , termasuk PNS ( pejabat pejabat dari pegawai negeri ) , hasil kekayaan alam dinikmati satu golongan masyarakat terbear peninggalan jaman orde baru , hasil keuntungan BUMN selalu merugi , nepotisme sulit dihilangkan atas dasar logika berdasarkan premise verifikasi bukan falsifikasi ,koruptor terorganisir dan berjamaah  , biaya biaya pengurusan surat surat mulai dari rt , rw sampai ke kelurahan kecamatan seperti persulitan pembuatan KTP , surat surat tidak sengketa, surat demosili usaha baru ( belom berproduksi sudah kena pajak tak langsung dll ) ., jual beli ijazah masih terjadi bahkan dapat penyesuaian pangkat yang banyak terjadi di kalangan guru guru atau PNS , anggota dewan , penegak hukum , tanah tanah yang seharusnya tempat resapan air di jual belikan di jadikan Mall oleh pengusaha dengan harga nego ( salah satu penyebab banjir ) , tanah tanah dimanipulasi menjadi sertifikan ganda oleh BPN / Pemda DKI atas pesanan pengusaha , lapangan kerja mereka yang sudah tua tidak ada tetapi merekan kan masih hidup perlu makan perlu uang , pengangguran,  tenaga kerja kontrak , pungutan yang menamakan organisasi buruh atau serikat pekerja , pembuatan jalan tidak memenuhi kwalitasmudah tidak tahan lama sudah keroak , konspirasi di kalangan pejabat pemerintah , pemerintahan bagi bagi roti dll masih banyak permasalahan yang tidak di reformir terutama pada Badan Pertahanan Negara yang tidak mau disalahkan kalau terjadi sertifikat ganda sedang yang membuat sertifikat adalah badan tersebut , rekayasa silsilah tanah kerja sama dengan pihak kelurahan dan kecamatan ....inilah crusial terjadi di negara ini , pengawasan tidak bertanghung jawab karena masih ada kolusi nego , penjatuhan hukuman masih dimainkan , kesejahteraan sosial maknanya jadi distorsi bukan pada substansinya ,penetapan anggaran belanja tawar menawar   ..., Jikalau hal hal ini menjadikan negara ini terpuruk dikemudian hari siapa yang disalah kan : Apakah Anggota Dewan , Birokrat , Menteri , Presiden , Pengusaha atau rakyat karena kebodohannya yang mudah dibeli hanya Rp.200 000 ketika pemilu terjadi lalu lima tahun kedepan terjajah oleh keputusan keputusan produk Dewan Dan Pemerintah .... Apakah kita berbondong bondong kelapangan sholat , ibadah bersama sama agar TUHAN memberikan kesabaran menghadapi cobaan ini atau TUHAN menghukum dengan bencana alam yang lebih dahsyat ...inilah kiamat semua orang , dosa siapa dan siapa yang memikulnya ....( Bagi pemeluk agama nasrani : Apakah Tuhan Jessus akan turun sementara lagi ke bumi untuk memikul salib untuk dosa umatnya ) ...sudah sangat luar biasa crusial di bangsa ini ......Solusinya adalah ada orang cerdas , jujur , punya nurani pada kehidupan rakyat banyak , mempunyai sikap dan pemikiran untuk problem solving ...apakah ini sudah cukup ....atau perlukah seseorang yang memiliki pandangan kedepan melahirkan konsep THE NEW PARADIGM ....ATAUKAH SI TANGA BESI untuk mengatasi masalah negara ini , atau apa tidak sebaliknya jika orang ini menghilangkan kebebasan manusia ( The human rights ) , lalu siapa sebenartnya dimaksud ramalan tersebut Satrio Piringit ....... ATAUKAH SANG PELINDUNG RAKYAT BANYAK DJOKO WIDODO ...... saya hanya komentator picikan mencoba berbagi hal demokrasi berharap TUHAN MENGIRIMKAN SESEORANG PEMIMPIN BANMGSA DAN NEGARA INI adalah wpng sederhana tidak arogans , ambisius dan tidak mempunyai masalah masalah hukum , pemerkosaan kepemilikan rakyat , tidak pernah membunuh ( karena masalah politik ) , tidak tamak .
(A. Moch Anas)

7 Responses to "KOMENTAR TERHADAP RAMALAN SATRIO PININGIT"

  1. ada lagi gan ramalan joyo boyo hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh gan klo mau nambahin.. kan Ramalannya NoToNoGoRo..., SukarNO, SuharTO, YudhoyoNO, GOes Dur.., ROma Irama... tapi byk yg protes tuh kl Rhoma jadi President RI... Jadi silakan tambahin dah... he ..he

      Delete
  2. ALKITAB IBRANI 7 11-18
    Satria Piningit Adalah Imam Yang Lebih Tinggi daripada JOKOWI
    7:11 Karena itu, andaikata oleh imamat telah tercapai kesempurnaan--sebab karena imamat itu umat telah menerima Hukum Imamat -apakah sebab masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi Imam Besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang Imam Besar tidak dikatakan menurut hukum imamat manusia?
    7:12 Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendiri akan berubah pula hukum imamat manusia itu.
    7:18 Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna,
    7:13 Sebab Imam Besar, yang dimaksudkan di sini, termasuk dari suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani.
    7:14 Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Imam Besar berasal dari suku Jawa dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam.
    7:15 Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang Imam Besar menurut cara Melkisedek,
    7:16 yang menjadi Imam Besar bukan berdasarkan hukum imamat manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.
    7:17 Sebab tentang Satria Piningit diberi kesaksian: "Engkau adalah Imam untuk selamanya, menurut peraturan Melkisedek."
    7:19 --sebab Hukum Imamat Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan --tetapi sekarang timbul pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan manusia kepada Allah.
    7:20 Dan sama seperti hal ini tidak terjadi tanpa sumpah--memang Satria Piningit telah menjadi Imam tanpa sumpah,
    7:21 tetapi Satria Piningit dengan disumpah, diucapkan oleh Tuhan yang berfirman kepada-Nya: "Tuhan telah bersumpah dan Tuhan tidak sesal: Satria Piningit adalah Imam untuk selamanya" –
    7:22 demikianlah Satria Piningit adalah jaminan dari suatu perjanjian Imamat yang lebih kuat.
    7:23 Dan dalam jumlah yang besar mereka dukung Satria Piningit yang telah menjadi Imam Besar, karena mereka dicegah dari maut untuk itu Satria Piningit tetap menjabat Imam Besar.
    7:24 Tetapi, karena Satria Piningit tetap selamanya, Imamat Satria Piningit tidak dapat beralih kepada orang lain, sehingga Imamat Satria Piningit seumur langit
    7:25 Karena itu Satria Piningit sanggup juga selamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Satria Piningit datang kepada Allah. Sebab Satria Piningit hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.
    7:26 Sebab Imam Besar yang demikianlah yang diperlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda yang terpisah dari orang bernoda dan lebih tinggi dari pada tingkat kuasa apapun,
    7:27 yang tidak seperti imam lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk diri sendiri dan sesudah itu barulah untuk umatnya, beda hal itu dengan yang telah dilakukan Satria Piningit satu kali untuk selamanya, ketika Satria Piningit mempersembahkan diri sendiri sebagai Imam Besar.
    7:28 Sebab Hukum Imamat Taurat menetapkan orang yang diliputi Tuhan menjadi Imam Besar, tetapi sumpah, yang diucapkan kemudian dari pada Hukum Imamat Taurat, menetapkan Anak Allah, Satria Piningit yang telah menjadi sempurna sampai selamanya. Amiin!

    ReplyDelete
  3. ALKITAB YESAYA 22 15-25
    Tentang Pengurus Istana Dan Satria Piningit
    22:15 Beginilah firman Tuhan, TUHAN semesta alam: "Mari, pergilah kepada kepala istana ini, kepada yang mengurus istana, dan katakan:
    22:16 Ada apamu dan siapamu di sini, maka engkau menggali kubur bagimu di sini, hai yang menggali kubur di tempat tinggi, yang memahat kediaman bagi siapamu di bukit batu?
    22:17 Sesungguhnya, TUHAN melontarkan siapamu jauh-jauh, hai orang pengurus istana! TUHAN memegang siapamu dengan kuat-kuat
    22:18 dan menggulung siapamu keras-keras menjadi suatu gulungan dan menggulingkan siapamu seperti bola ke tanah yang luas; di situlah siapamu akan mati, dan di situlah akan tinggal kereta kemuliaanmu, hai siapamu yang memalukan keluarga bangsamu!
    22:19 Aku melemparkan siapamu dari jabatan, dan dari pangkatmu siapamu dijatuhkan.
    22:25 Maka pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, gantungan yang dipasang kuat pada tempat yang kokoh itu tidak kuat lagi, sehingga patah dan jatuh, dan segala tanggungan itu hancur, sebab TUHAN telah mengatakannya."
    22:20 Maka pada waktu itu Aku memanggil hamba-Ku, Satria Piningit
    22:21 Aku mengenakan jubah siapamu kepada Satria Piningit dan ikat pinggang siapamu Kuikatkan kepada Satria Piningit, dan kekuasaan siapamu Kuberikan ke tangan Satria Piningit; maka Satria Piningit menjadi bapa bagi penduduk Indonesia dan bagi kaum bangsanya
    22:22 Aku menaruh kunci rumah istana ke atas bahu Satria Piningit: apabila Satria Piningit membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Satria Piningit menutup, tidak ada yang dapat membuka.
    22:23 Aku memberikan Satria Piningit kedudukan yang teguh seperti gantungan yang dipasang kuat pada tembok yang kokoh; maka Satria Piningit menjadi kursi kemuliaan bagi kaum bangsanya.
    22:24 Dan pada Satria Piningit digantungkan segala tanggungan kaum bangsanya, tunas dan taruk, beserta segala perkakas yang kecil, dari piring pasu sampai periuk belanga.

    ReplyDelete
  4. ALKITAB YESAYA 26 1-21
    Nyanyian Pujian Karena Kelepasan Dan Penghakiman
    26:1 Pada waktu itu nyanyian ini dinyanyikan di tanah Indonesia: " Pada kami ada orang yang kuat, untuk keselamatan kami. TUHAN telah memasang tembok dan benteng,
    26:2 Bukalah pintu gerbang istana, supaya masuk Satria Piningit yang benar dan yang tetap setia!
    26:3 Yang berhati teguh dijaga dengan damai sejahtera, sebab kepada Satria Piningitlah kami percaya.
    26:4 Percayalah kepada TUHAN selamanya,sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.
    26:5 Sebab Satria Piningit sudah menundukkan penduduk tempat tinggi; kota yang berbenteng telah direndahkan, direndahkan sampai ke tanah dan dicampakkan sampai ke debu.
    26:6 Kaki orang-orang sengsara, telapak kaki orang-orang lemah menginjak-injaknya."
    26:7 Jejak orang benar adalah lurus, sebab Satria Piningit yang merintis jalan lurus baginya.
    26:16 Ya TUHAN, dalam kesesakan kami mencari Satria Piningit; ketika hajaran-Mu menimpa, kami mengeluh dalam doa
    26:17 Seperti perempuan yang mengandung yang sudah dekat waktu untuk melahirkan, menggeliat sakit, mengerang karena sakit beranak, demikianlah tadi keadaan Indonesia di hadapan-Mu, ya TUHAN:
    26:18 Indonesia mengandung, kami menggeliat sakit, tetapi seakan kami melahirkan angin: kami tidak dapat mengadakan keselamatan di bumi, dan tiada lahir penduduk dunia.
    26:8 Ya TUHAN, kami juga menantikan saat Satria Piningit menjalankan penghakiman; kesukaan kami ialah sebut nama Satria Piningit-Mu dan mengingat Engkau.
    26:9 Dengan segenap jiwa kami merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati kami mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Satria Piningit datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar.
    26:10 Seandai orang fasik dikasihani, ia tidak belajar apa yang benar; ia berbuat curang di negeri di mana hukum berlaku, dan tidak melihat kemuliaan TUHAN.
    26:11 Ya TUHAN, tangan-Mu dinaikkan, tetapi mereka tidak melihat. Biarlah mereka melihat kecemburuan-Mu karena umat Satria Piningit-Mu dan biarlah mereka mendapat malu! Biarlah api yang memusnahkan lawan-Mu memakan mereka habis!
    26:12 Ya TUHAN, Engkau sediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Satria Piningitlah yang melakukannya bagi kami.
    26:13 Ya TUHAN, Allah kami, tuan-tuan lain pernah berkuasa atas kami, tetapi hanya nama Satria Piningit-Mu saja kami masyhurkan.
    26:15 Ya TUHAN, Engkau telah membuat bangsa ini bertambah-tambah, ya, membuat bertambah-tambah umat kemuliaan Satria Piningit-Mu; Satria Piningit telah sangat memperluas negerinya.
    26:20 Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu.
    26:21 Sebab sesungguhnya, Satria Piningit mau keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahan, dan bumi tidak lagi sembunyikan darah yang tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang yang mati terbunuh di sana.

    ReplyDelete
  5. ALKITAB YESAYA 63 1-6 & 64 1-12
    Hukuman Pembalasan Atas Bangsa bangsa
    63:4 Sebab hari pembalasan telah Kurencanakan dan tahun penuntutan bela telah datang.
    63:1 "Akulah yang menjanjikan keadilan dan yang berkuasa untuk selamatkan! "
    "Siapa dia yang datang, yang datang dengan baju yang merah semarak, dia yang bersemarak dengan pakaian merah, yang melangkah dengan kekuatan yang besar?"
    63:2 "Mengapakah pakaian Satria Piningit-Ku semerah itu, dan baju Satria Piningit-Ku seperti baju pengirik buah anggur? "
    63:3 " Satria Piningit seorang dirilah yang melakukan pengirikan, dan dari antara umat Satria Piningit-Ku tidak ada yang menemani Satria Piningit! Satria Piningit telah mengirik bangsa-bangsa dalam murka-Ku, dan Satria Piningit telah menginjak-injak mereka dalam kehangatan amarah-Ku; semburan darah mereka memercik kepada baju Satria Piningit-Ku, dan seluruh pakaian Satria Piningit-Ku telah cemar.
    63:5 Aku melayangkan pandangan-Ku: tidak ada yang menolong Satria Piningit; Satria Piningit tertegun: tidak ada yang membantu. Lalu tangan-Ku memberi Satria Piningit pertolongan, dan kehangatan amarah-Ku, itulah yang membantu Satria Piningit.
    63:6 Satria Piningit memijak-mijak bangsa-bangsa dalam murka-Ku, menghancurkan mereka dalam kehangatan amarah-Ku dan membuat semburan darah mereka mengalir ke tanah."
    64:1 Sekiranya TUHAN mengoyakkan langit dan turun, sehingga gunung-gunung bergoyang.
    64:2 --seperti api membuat ranggas menyala-nyala dan seperti api matahari membuat air laut mendidih--untuk membuat nama Satria Piningit dikenal oleh para lawan, sehingga bangsa-bangsa gemetar di hadapan Satria Piningit,
    64:3 karena TUHAN melakukan kedahsyatan yang tidak diharapkan, seperti tidak pernah didengar orang sejak dahulu kala!
    64:4 Tidak ada telinga yang mendengar, dan tidak ada mata yang melihat TUHAN yang bertindak demikian bagi orang yang menanti-nantikan Satria Piningit; hanya TUHAN yang berbuat demikian.
    64:8 Tetapi sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu.
    64:5 Engkau songsong Satria Piningit yang melakukan yang benar dan yang mengingat jalan yang Kautunjukkan! Sesungguhnya, Engkau ini murka, sebab kami berdosa; terhadap Engkau kami memberontak sejak dahulu kala.
    64:6 Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.
    64:7 Tidak ada yang memanggil nama Satria Piningit-Mu atau yang bangkit untuk berpegang kepada-Mu; sebab Engkau sembunyikan wajah Satria Piningit-Mu terhadap kami, dan serahkan kami ke dalam kekuasaan dosa kami.
    64:10 Kota-kota-Mu yang kudus sudah menjadi padang gurun, bumi sudah menjadi padang gurun, sunyi sepi.
    64:11 Bait kami yang kudus dan agung, tempat nenek moyang kami memuji Engkau, sudah menjadi umpan api, maka milik kami yang paling indah sudah menjadi reruntuhan.
    64:12 Melihat semua ini, ya TUHAN, masakan Engkau menahan diri, masakan Engkau tinggal diam dan menindas kami amat sangat?
    64:9 Ya TUHAN, janganlah murka amat sangat dan janganlah mengingat-ingat dosa untuk seterusnya! Sesungguhnya, pandanglah kiranya, kami sekalian adalah umat Satria Piningit-Mu.

    ReplyDelete
  6. ALKIYAB YOHANES 17 1-19
    Doa Satria Piningit Untuk Dunia
    17:1 :"Tuhan, telah tiba saatnya; permuliaan Satria Piningit, supaya dapat mempermuliakan Engkau.
    17:2 Sama seperti Engkau telah berikan kuasa atas segala yang hidup, dengan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kuasa.
    17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, walaupun mereka tidak pernah mendengar suara-Mu, wajahMu pun tidak pernah mereka lihat, tetapi mereka mengenal Satria Piningit yang telah Engkau utus.
    17:4 Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan selesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada ku untuk melaksanakan.
    17:5 Oleh sebab itu, ya Tuhan, permuliakanlah aku pada-Mu dengan kemuliaan yang kumiliki di hadirat-Mu agar dunia tetap ada.
    17:6 Aku telah menyatakan namaku kepada semua orang, yang Engkau berikan nama itu kepada ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.
    17:7 Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada ku itu berasal dari pada-Mu.
    17:8 Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada ku telah ku sampaikan kepada mereka dan mereka telah menerima. Mereka tahu benar, bahwa aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku.
    17:9 Aku berdoa untuk mereka. Bukan hanya untuk dunia aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada ku, sebab mereka adalah milik-Mu
    17:10 dan segala milikku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milikku, dan aku telah dipermuliakan di dalam mereka.
    17:11 Dan aku sudah ada di dunia, dan mereka ada di dunia, dan aku datang dari-Mu. Ya Tuhan yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
    17:12 Selama aku bersama mereka, aku pelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada ku; Aku menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain daripada yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.
    17:13 Dan sekarang, aku datang karena-Mu dan aku mengatakan semua ini selama aku masih ada di dunia, supaya penuhlah sukacita di dalam diri mereka karena diriku.
    17:14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka agar dunia milik mereka, karena mereka dari dunia, sama seperti aku dari dunia.
    17:15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada bencana yang jahat.
    17:16 Mereka dari dunia, sama seperti aku dari dunia.
    17:17 Kuduskanlah mereka dalam keinsafan dunia; firman-Mu adalah keinsafan mereka.
    17:18 Sama seperti Engkau telah mengutus aku ke dalam dunia, demikian pula aku pelihara mereka di dalam dunia;
    17:19 dan Engkau mengkuduskan diri ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dengan keinsafan.

    ReplyDelete

1.Berkomentarlah dengan kata-kata yang sopan
2.No SPAM, No Live link , No Sara , No P*rn
3.Untuk Blogwalking / Mencari Backlink bisa Menggunakan OPENID , Name URL

Komentar yang tidak sesuai dengan isi Konten , Akan Langsung di Delete.