Selamat Tahun Baru 2018

Selamat Tahun Baru 2018

SEMUA ORANG INDONESIA IMIGRAN TIDAK ADA PRIBUMI

WAJAHNUSANTARAKU.COM, JAKARTA, - Pada acara Wallacea Week 2017 di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (16/10/2017). Peneliti Eijkman Institute dan Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Profesor Herawati, menjelakan tentang pribumi? Semua Orang Indonesia "Imigran", Tidak Ada yang Pribumi.

Di Indonesia, ada beragam jenis manusia, mulai dari Jawa yang keling, Sunda yang putih, Tionghoa yang sipit, sampai Papua yang hitam.
Lalu, siapa sebenarnya pribumi?
Perbedaan fisik diakibatkan oleh adanya pencampuran genetik yang terjadi di tubuh manusia. Peristiwa ini berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu dari sejumlah gelombang migrasi.
Pertama, Gelombang migrasi terjadi sekitar 60.000 tahun lalu. Bermula dari Afrika, manusia menyebar ke berbagai daerah. Saat itu, kepulauan yang kita lihat di peta Indonesia belum terbentuk.
Kalimantan, Jawa, dan Sumatera masih menjadi satu dataran luas yang disebut Sundaland dengan luas sekitar 1.800.000 Km. Kemudian, Wallacea menjadi daerah sendiri yang kini bisa dikenali dengan wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara dan Maluku. Sementara itu, Papua masih satu daratan dengan Australia.

Kedua, Gelombang migrasi kedua terjadi sekitar 30.000 tahun yang lalu dengan datangnya orang-orang Austro-asiatik. Di antara lain mereka berasal dari Vietnam dan Yunan.
Kemudian bercampur dengan yang (gelombang) pertama kan atau yang pertama tadi sudah jalan terus ke timur sampai ke Papua.

Ketiga, Gelombang migrasi ketiga dari Formosa atau Taiwan sekitar 6.000-5.000 tahun yang lalu. Meski datang terakhir, orang-orang Formosa juga turut berpengaruh terhadap bahasa astronesia yang sekarang digunakan. Meski demikian, pencampuran genetika tak berhenti sampai di situ. Diapit oleh Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, Indonesia yang merupakan pusat perdagangan dunia memungkinkan percampuran genetik terjadi lebih banyak. 

Jadi ketika DNA seseorang dites, nanti bisa didapatkan ada China, India, dan Eropa. Kalau Minang kita sudah periksa, ada Eropanya karena itu kawasan maritim.
Penelitian pada tahun 2017 menggunakan sampel DNA dari 500 orang yang berasal dari 25 tempat di regional Asia. Genetika yang telah tersedia di bank genetika dari penelitian sebelumnya.
Dalam konteks indonesia, tidak ada genetika dominan yang menguasai dari barat ke timur. Dari ujung utara, genetika Austro-asiatik lebih banyak.

Kedua, campurannya astronesia yang dapat dari Formosa, terus baru yang lain. Makin ke timur makin banyak (percampuran).
Pencampuran itu juga bisa menjelaskan perbedaan fisik. Karena itu evolusi. Berpindah dari satu tempat ke tempat lain, semua akan seleksi dan adaptasi, sesuai dengan teorinya Wallace atau Darwin. Yang selamat adalah mereka yang berhasil melewati medan yang sulit.
Adanya migrasi dan analisis DNA juga dapat menjelaskan keberadaan pribumi atau orang Indonesia asli.

Bila pribumi sering kali diartikan sebagai orang yang telah mendiami suatu tempat selama beberapa generasi, sains berkata sebaliknya.
Pribumi itu 100 persen. Nah, yang 100 persen mana kalau kamu melihat hasilnya tadi? Tidak ada satupun yang 100 persen.
Sumber : KOMPAS COM

0 Response to "SEMUA ORANG INDONESIA IMIGRAN TIDAK ADA PRIBUMI"

Post a Comment

1.Berkomentarlah dengan kata-kata yang sopan
2.No SPAM, No Live link , No Sara , No P*rn
3.Untuk Blogwalking / Mencari Backlink bisa Menggunakan OPENID , Name URL

Komentar yang tidak sesuai dengan isi Konten , Akan Langsung di Delete.